Operasi Prokes Terus Digelar, Masyarakat Tetap Saja Melanggar

NEWS

Penulis: Supriyani 
SUKOHARJO | inspirasiline.com

TIM gabungan yang terdiri atas Satpol PP, TNI, Polri, Dishub, BPBD, dan staf Kecamatan Bulu kembali menggelar operasi yustisi penerapan disiplin dan penegakan hukum penanganan Covid-19 di depan Kantor Kecamatan Bulu, Senin (29/3/2021), mulai pukul 08.00 sampai selesai.

Operasi gabungan berhasil menjaring 18 warga Sukoharjo, terdiri 16 pria dan 2 wanita yang melanggar protokol kesehatan (prokes), karena tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Para pelanggar tersebut dikenai sanksi denda masing-masing Rp 50.000, dengan total perolehan dengan Rp 900.000.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP Sukoharjo Wardino mengatakan, hasil perolehan uang denda dari pelanggar langsung masuk ke kas Daerah Sukoharjo.

Wardino menjelaskan, sanksi denda diberlakukan sesuai Perda Nomor 10 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit. Perda tersebut mengatur protokol kesehatan dan pemberlakuan sanksi denda bagi warga Sukoharjo yang melanggar, seperti tak memakai masker.

“Jadi kami sudah tidak main-main lagi menerapkan sanksi denda. Kalau kemarin kita masih memberikan toleransi berupa hukuman fisik atau sanksi sosial, tapi sekarang sudah denda,” tegasnya.

Wardino meminta warga untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak atau menghindari kerumuman. Bagi pelaku usaha, dia minta menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan.

Pemkab akan menjatuhkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan untuk menekan angka kasus Covid-19, walaupun saat ini kasusnya mulai ada penurunan.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *