11 Kecamatan Sudah Zona Kuning Penyebaran Covid-19

NEWS

Penulis: Yokanan | Editor: Dwi NR
BLORA | inspirasiline.com

SEBANYAK 11 dari 16 kecamatan di Kabupaten Blora sudah zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19.

Ke-11 kecamatan itu masing-masing Todanan, Ngawen, Japah, Tunjungan, Banjarejo, Bogorejo, Jiken, Randublatung, Kedungtuban, Jati, dan Kecamatan Kradenan.

MONITORING Data Covid-19, Senin (30/8/2021).

Sedangkan lima kecamatan lainnya masih berada di zona oranye (risiko sedang), yakni Kunduran, Blora, Jepon, Sambong, dan Kecamatan Cepu.

Data itu didapat berdasarkan peta zonasi risiko Covid-19 Kabupaten Blora, Senin (30/8/2021).

Sementara untuk peta periode 23-29 Agustus 2021 Jawa Tengah, Kabupaten Blora masih kategori zona oranye.

Meski lebih dari separuh wilayah kecamatan sudah beranjak ke zona kuning (risiko rendah), semua warga masyarakat supaya tetap mamatuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan Monitoring Data Covid-19, Senin (30/8/2021), kasus positif Covid-19 sebanyak 12.985, sembuh 11.962, positif dirawat di rumah sakit 8 orang, sedangkan isolasi mandiri (isoman) 37 orang.

Sepanjang pandemi Covid-19 hingga kini, orang yang meninggal dunia sebanyak 978 orang. Pemeriksaan swab sebanyak 50.733 orang.

“Jangan abaikan prokes, tetap 5M. Bagi yang belum mengikuti vaksinasi segera saja,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora Edi Widayat, Senin (30/8/2021).

Berkaitan dengan vaksinasi, pihaknya mengajak kepada para remaja dan anak-anak supaya tidak takut divaksin. Termasuk ibu hamil, diharapkan tidak ragu divaksin.

“Berkaitan vaksinasi ibu hamil, Senin (30/8/2021) sudah dicanangkan oleh Bupati Blora, termasuk Gerai Vaksinasi Online Kabupaten Blora. Namun bagi yang sudah dua kali divaksin, tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Pelaksanaan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kabupaten Blora, diharapkan menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, sehingga bisa segera menjadikan Blora masuk zona PPKM Level 2.***

Bagikan ke:
baca juga:  Menuju Satu OPD Satu Desa Dampingan, Wabup Tri Yuli Setyowati Minta Perbaikan Data Kemiskinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *