Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
MENINDAKLANJUTI Keputusan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Optimalisasi PPKM Mikro dalam rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 melalui Penundaan Mudik Hari Raya Idul Fitri yang dihadiri Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Selasa (27/4/2021) kemarin, Satgas Covid-19 Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen di bawah komando Camat Sumarno dibantu Kapolsek Iptu Suparno, Danramil Kapten (Inf) Suhartono, Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr Abdul Azis, dan Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti, hari ini, Rabu (28/4/2021) mengggelar operasi yustisi pencegahan penyebaran Covid-19 di Pasar Pungsari, Pasar Plupuh, dan Pasar Pedak, Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh.

Sebelum memulai operasi yustisi, Camat Sumarno memimpin apel di halaman Kantor Kecamatan Plupuh.
Dalam sambutannya Sumarno berharap, operasi yustisi ini dapat meminimalasi penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Plupuh.


Sumarno mewanti-wanti Satgas Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo tingkat kecamatan untuk terus mengimbau masyarakat serta mengedukasi pemudik yang ditemui untuk selalu menaati protokol kesehatan.
Pantauan inspirasiline.com, saat operasi yustisi di Pasar Pungsari, Pasar Plupuh, dan Pasar Pedak, Satgas Covid-19 Kecamatan Plupuh tidak menemukan pelanggar protokol kesehatan, semua pasar sudah menyediakan tempat cuci tangan dan tisu di tiap pintu masuk los/kios, serta thermogun untuk pengecekan suhu tubuh.
Satgas Covid-19 Desa Plupuh yang dikomandani Kepala Desa (Kades) Setu Startiyanto rutin melakukan patroli di lingkungannya, termasuk di pasar.
“Sampai hari ini kami belum mendapatkan info atau laporan perantau yang mudik. Kalau sudah ada, nanti akan saya laporkan,” ujarnya menjawab pertanyaan inspirasiline.com tentang kepulangan perantau saat mengikuti operasi yustisi di Pasar Plupuh, Rabu (28/4/2021) siang.
Kasi Trantib Kecamatan Plupuh Bambang Pramono, yang turut dalam rombongan operasi yustisi mengatakan, kegiatan ini juga membagikan sejumlah masker kepada masyarakat yang ditemui belum memakai masker.
Bambang Pramono menilai, kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan cukup tinggi.
“Terbukti selama operasi yustisi di tiga pasar, hari ini tidak diketemukan orang yang tidak memakai masker. Hanya ada satu-dua orang yang belum memakai masker, itu pun karena sudah sepuh dan beralasan lupa. Setelah dikasih masker, juga mengucapkan terima kasih dan langsung memakai masker pemberian Satgas Covid-19,” ungkap Bambang Pramono di Pasar Pungsari, Rabu (28/4/2021) siang.
Bambang Pramono menyebutkan, operasi yustisi ini tidak memberlakukan sanksi denda, melainkan hanya saksi sosial.***
