Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sragen menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-60 di Pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen, Minggu (15/8/2021).
Kegiatan dilakukan secara virtual dengan diikuti 20 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Sragen di wilayahnya masing-masing.
Upacara dipimpin Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen.
Upacara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dengan dilanjutkan pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Dasa Darma, dan Dwi Darma Pramuka.
Menyampaikan isi sambutan Ketua Kwarnas Budi Waseso, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan, tema Hari Pramuka dan Peringatan 60 Tahun Gerakan Pramuka adalah “Pramuka Berbakti tanpa Henti dalam Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Kedisiplinan dan Kepedulian Nasional.”
Tema itu didasarkan pada pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak 2020, sehingga harus disiplin menahan diri, prihatin, dan berusaha membantu menanggulangi pandemi.
Sementara, Ketua Kwarcab Kabupaten Sragen Dedy Endriyatno mengatakan, upacara ini merupakan puncak acara Hari Pramuka Ke-60. Sebelumnya telah diadakan rangkaian kegiatan, di antaranya ziarah ke makam pahlawan dan kegiatan donor darah.
“Kebetulan dari PMI Sragen, beberapa donor darah terjadi penurunan, seperti O dan AB, maka dari itu kami mengadakan donor darah,” ujarnya.
Selain itu, dilaksanakan kegiatan lain yang bersifat pelatihan, secara daring.
Menurut Dedy, kegiatan pelatihan sangat diperlukan, mengingat dampak kondisi pandemi yang mengakibatkan generasi muda sekarang kurang berinteraksi karena harus di rumah saja.
“Kami bersyukur, peserta pelatihan juga banyak. Paling tidak bisa bermanfaat bagi generasi muda,” ucapnya.
Hal lain yang dilaksanakan adalah mendisiplinkan seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus mematuhi protokol kesehatan (prokes), supaya setiap anggota juga bisa mengedukasi keluarga dan masyarakat.
“Setiap anggota Pramuka harus menjadi agen dari disiplin protokol kesehatan itu sendiri. Ini perlu saya tekankan, agar kita menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.***
