20 Stan Ramaikan Bazar Tani

NEWS

Sukoharjo

Bazar produk pertanian lokal wilayah bendosari dipamerkan selama 3 hari mulai Rabu-Jum’at (24-26/11/2021) dipendopo kecamatan Bendosari, acara dibuka langsung oleh bupati Sukoharjo Etik Suryani yang ditandai dengan pengguntingan pita yang didampingi camat Bendosari Rochmadi dan Kadispertan Bagas Windaryatno.

Foto bupati gunting pita tanda dibukanya bazar tani, bupati kunjungi stan, beberapa stan bazar diarea kecamatan Bendosari.

Dalam kata sambutannya bupati Sukoharjo Etik Suryani sangat mengapresiasi dengan di gelarnya bazar produk pertanian, yang mana sebagai ajang untuk menampilkan hasil produk pertanian dari masing-masing desa/kalurahan, serta hasil tanaman dari Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah menjadi binaan bupati yang beberapa tahun lalu Etik Suryani sebagai ketua penggerak PKK kabupaten sebagai istri bupati yang sekarang mejadi bupati.

“ Bupati sangat mengapresiasi atas inisiasi Dispertan yang bekerjasama dengan kecamatan Bendosari menggelar bazar produk tani, hal ini akan mendekatkan konsumen dengan produk pertanian, “ ujar Etik Suryani.

Lebih lanjut Etik Suryani menyampaikan dengan digelarnya bazar produk pertanian ini merupakan terobosan untuk mendekatkan konsumen dengan produk pangan dengan harapan ada interaksi antara petani dengan produsen , KWT, dan masyarakat. Bupati minta agar bazar tani ini bisa diadakan diseluruh kecamatan sewilayah kabupaten Sukoharjo. dengan bazar ini bertujuan untuk mengenalkan produksi pertanian kepada masyarakat luas dan yang penting harus ada sosialisasi agar masyarakat tahu dan mau datang ke bazar ini untuk berbelanja, sehingga hal ini dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

Bupati berpesan kepada para petani agar hasil roduknya diberi PIRT / kadaluwarsonya, dan sangat penting juga dikasih kontak person agar nanti konsumen jika menginginkan produk tersebut dengan mudah bisa pesan langsung via telpon, bisa juga produknya dipasarkan secara online, bupati mewanti-wanti kalau mengemas produk makanan jangan memakai setaples itu berbahaya, lebih baik menggunakan isolasi saja, bupati juga berjanji akan membantu pelabelan atas produk mereka dan memeperluas pangsa pasarnya.

baca juga:  979 KK Terdampak Covid-19 Kecamatan Plupuh Terima BLT

Sementara itu ketua panitia bazar tani Sumanto dalam laporannya menyampaikan bahwa bazar ini diikuti oleh 20 stan diantaranya: 14 stan dari desa/kalurahan, 1 stan dari inovasi kelompok tenak Sumber Makmur Mertan, 1 stan dari Puskermas Bendosari melayani cek dan konsultasi kesehatan, 1 stan dari BPP Bendosari untuk konsultasi pertanian, dan 1 stan dari sponsor.

Adapun tujuan dengan digelarnya bazar tani ini adalah: untuk memberikan ruang dan ajang promosi produk unggulan hasil pertanian dari masing-masing desa/kalurahan sekecamatan Bendosari, bisa memacu kegiatan pertanian diwilayah kecamatan Bendosari, mengangkat produk pertanian lokal dikecamatan Bendosari, dan meningkatkan perekonomian petani lokal di kecamatan Bendosari.

Kegiatan ini dengan di danai swadaya dari dari lembaga, pemerintah kecamatan/desa/kalurahan sekecamatan Bendosari, dari BPP dan donatur. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan antusiasme para KWT, petani sangat luar biasa, sehingga kedepan  kegiatan ini akan tarus kami tindak lanjuti, yang mana sebelumnya juga sudah kami gelar bazar pangan tiap hari Jum’at bertempat di BPP Bendosari, namun tidak seramai ini, ungkap Sumanto.  (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *