Ruang kelas 3 SDN Kebonromo 3, Kecamatan Ngrampal, terancam ambruk belum ada perhatian dari Pemerintah

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Ruang kelas 3 Sekolah Dasar Negeri ( SDN) Kebonromo 3, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen terancam abruk dimakan usia sampai berita ini diturunkan belum ada perhatian Pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Sragen, Provinsi Jawa Tengah maupun Pusat.

Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) terpaksa dipindahkan di Mushola, karena takut ambruk.

Dari pengamatan Inspirasiline.com di SDN Ngrampal 3, ternyata yang rusak 3 ruang kelas, sudah sangat parah sekali Salah satu warga Dukuh kebonromo RT 31 Desa dan Kecamatan Ngrampal Ufuk ( 47) yang tempat tinggalnya berdekatan dengan SDN Kebonromo 3 saat ditemui Inspirasiline.com Kamis (25/11/2021) menjelaskan bahwa ruang kelas 3 SDN kebonromo 3, sudah rusak 5 bulan yang lalu, dan sangat membahayakan

“KMB di pindahkan di Mushola yang berada di Halaman SDN.
Belajar lesehan di Mushola ” Ungkap Ifuk seraya mengatakan, hal itu mencari aman

” Tadi siang Kamis (25/11/2021) Pak Tono Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen dari partai Nasdem, meninjau di ruang kelas 3 SDN kebonromo 3 ini, katanya akan diperjuangkan agar segera di rehab , karena bangunan SDN kebonromo 3 sudah rusak berat membahayakan murid murid” Ujar Ifuk menambahkan

Kepala SDN kebonromo 3 Sri Mulyati.S.Pd.SD.M.Pd ketika temui Inspirasiline.com diruang kerjanya membenarkan bahwa ruang kelas 3 sudah rusak berat , dan sementara ruang kelas 3 tidak dipungsikan untuk KBM

“Sementara murid kelas 3 belajar di Mushola , meski hanya lesehan namun lebih nyaman ” Ungkapnya singkat

Mushola yang digunakan untuk KBM SDN Kebonromo 3

Ketika Inspirasiline.com bertanya, apakah sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Sragen adanya ruang kelas yang rusak, Sri Mulyati menjawab sudah melaporkan adanya ruang kelas 3 dan keras 4 yang rusak,,namun hingga kini belum ada realisasi

” Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan KBM saya pindahkan sementara di Mushola, agar nyaman. Namun juga saya terapkan Protokol Kesehatan ( Prokes) ketat”. Ungkap Sri Mulyati menjelaskan ( Sugimin/17 )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *