Wonogiri-Inspirasiline.com. Musim kemarau berkepanjangan membuat bendungan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri bagian selatan asat.
Sebagian Desa Glesungrejo Kecamatan Baturetno, Desa Turirejo Kecamatan Eromoko, saat musim pengujan terendam air Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Semula masyarakat Baturetno yang ingin ke Eromoko, atau sebaliknya, diseberangkan dengan jasa perahu, kini sudah dapat bersepeda motor melewati ” jembatan sesek ” yang dibuat oleh masyarakat setempat.


Akibat kemarau panjang, jasa perahu tak lagi beraktifitas. Ketika inspirasiline.com mendatangi lokasi tersebut, beberapa perahu nelayan bersandar di tepi jalan, bahkan ada yang bersandar di tengah tegalan, dirambati rerumputan.
Tak disia – siakan, lahan kering tanah genangan dimanfaatkan oleh para petani setempat, ditanami ; padi, jagung, kacang tanah, canthel, sayuran, serta. rumput kalanjana.


Tak hanya itu, sore hari anak – anak bermain layang – layang, keterampilan sepeda onthel, bersantai melihat keindahan alam Glesungrejo, serta gunung Merapi dari kejauhan menjelang mentari tenggelam.

Para peternak sejak pagi berbondong – bondong menuju ladang kering, mencari rumput. Musim kemarau berkepanjangan seperti saat ini, para peternak kesulitan mencari rumput segar.


Para perumput berdatangan dari daerah Baturetno dan sekitarnya dengan menggunakan sepeda beronjong. Untuk mencukupi pakan ternak, ia harus membeli batang jagung dan rumput kalajana yag dijajakan para bakul rumput, dengan harga Rp. 5.000 per – ikat (Jw.unting).
Harapan masyarajat setempat lewat inspirasiline.com, semoga pemerintah berkenan membangun kembali jembatan yang tergenang, sehinggga transportasi Baturetno-Eromoko-Wonogiri lebih lancar, lebih dekat, yang akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (SK/19)

buy prescription drugs from india http://indiaph24.store/# indian pharmacy paypal
world pharmacy india