“Kembang Desa” Diharapkan Beri Kontribusi Positif bagi Masyarakat

INOVASI

Penulis: Abiet Sabariang
TEGAL | inspirasiline.com

APLIKASI Kembang Desa (Kemitraan Membangun Desa) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Tegal.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi saat Sosialisasi Aplikasi Kembang Desa di Pendopo Kecamatan Margadana, Selasa  (26/1/2021) siang.

Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Tegal Djoni Witanto, Kapolresta Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo, dan Camat Marganana Cipto Darsono.

Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi menyampaikan bahwa aplikasi Kembang Desa ini pertama di Kota Tegal.

Dengan aplikasi Kembang Desa ini, masyarakat Kota Tegal kini dapat memperoleh informasi maupun layanan hukum pengadilan di kecamatan hingga kelurahan se-Kota Tegal.

“Kita mau gerak cepat untuk sosialisasi aplikasi ini. Kalau kita mau berurusan sama hukum atau sama apa saja yang ada di sekitar kita dan kita merasa bingung, takut ada apa-apa, maka dari itu Pak PN (Pengadilan Negeri) dan Kapolres ingin memberikan sosialisasi kepada bapak-ibu sekalian terkait aplikasi Kembang Desa,” tutur Jumadi.

“Aplikasi ini juga berfungsi untuk melakukan komunikasi dua arah. Harapan saya terutama untuk lurah, RT, RW, dan masyarakat Kota Tegal bahwa segala permasalahan hukum bisa didiskusikan dengan PN. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dan tidak ada masalah yang tidak bisa didiskusikan, untuk mendapatkan memberikan informasi yang tepat langsung dari ahlinya,” ujar Jumadi.

Camat Margadana Cipto Darsono berharap, nantinya Kembang Desa dapat diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga bisa disampaikan apa yang ada di masyarakat, terkait aplikasi Kembang Desa. Ke depan bisa berkelanjutan ke tingkat lebih bawah,” ujar Cipto Darsono.

Selain itu, Jumadi juga mengajak agar terus bersinergi dan berkolaborasi saling membantu satu sama lain untuk berkontribusi di kota yang indah ini.

baca juga:  Tangkal Corona, Guru Besar UGM: “Ayo Tanam Kelor”

Kapolresta Tegal AKBP Rita Wulandari mengapresiasi atas terobosan dari Pengadilan Negeri Tegal.

“Aplikasi ini bisa digunakan untuk meminimalisasi praktik pungli. Kita bisa memanfaatkan aplikasi Kembang Desa. Harapan kami, masyarakat akan tahu dan memahami,” ujar AKBP Rita Wulandari.

Ketua Pengadilan Negeri Tegal Djoni Witanto menyampaikan bahwa aplikasi Kembang Desa itu merupakan program provinsi yang direncanakan sejak Agustus 2020 lalu.

“Kota Tegal merupakan yang pertama kali memulai dan menggunakan. Aplikasi Kembang Desa ini bisa dilihat lewat website PN Tegal. Semuanya bisa dilakukan di aplikasi Kembang Desa. Aplikasi ini juga menjadi sarana, misalkan ada suatu kejadian, langsung saja dilaporkan melalui aplikasi Kembang Desa, nanti petugas kami akan turun membantu. Semuanya gratis dan dapat menghindari kita dari pungutan liar,” ujar Djoni.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *