Wabup Suroto Pantau Serbuan Vaksinasi Moderna Kecamatan Plupuh

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

WAKIL Bupati (Wabup) Sragen Suroto terjun langsung memantau jalannya Serbuan Vaksinasi Moderna untuk masyarakat umum yang digelar Puskesmas Plupuh 1 dan Puskesmas Plupuh 2, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Selasa (24/8/2021).

Pemantauan ini rutin dilakukan dari awal pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di Kabupaten Sragen, termasuk di Kecamatan Plupuh.

Pada saat pemantauan, Wabup Suroto menyempatkan berinteraksi dengan peserta, untuk memberikan motivasi dan semangat, serta mengingatkan pentingnya vaksin bagi tubuh di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Kalau kita divaksin, itu akan terlindungi. Divaksin berarti membentuk kekebalan tubuh. Kalau kita bisa divaksin sesuai dengan jadwalnya, tentu kita akan terlindungi,” kata Wabup Suroto didampingi Camat Plupuh Sumarno, Kapolsek Iptu Suparno, serta Danramil 20/Plupuh Kapten (Inf) Suhartono dan Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti di Balai Desa Jembangan.

WAKIL Bupati Sragen Suroto berbincang dengan Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti di sela memantau pelaksanaan vaksinasi di Balai Desa Jembangan, Selasa (24/8/2021).

Wabup Suroto menjelaskan, efikasi atau tingkat kemanjuran dari vaksin jenis Moderna ini sebesar 94,1 persen. Dikarenakan efikasinya yang tinggi, maka efeknya pun juga tinggi. Gejala paling ringan adalah rasa pegal dan paling berat dapat berupa pusing, lemas, hingga demam selama dua hari.

“Karena kemanjurannya tinggi, dampaknya juga besar. Efeknya akan dialami sekitar 9-12 jam setelah disuntik, tergantung kondisi masing-masing. Agar kita tidak panik, maka harus minum obat. Tapi kalau tidak ada gejala, tidak diminum nggak apa-apa. Kalau ada gejala, baru diminum obatnya,” saran Suroto.

Kader PKB ini mengingatkan kepada yang divaksin untuk tidak panik dan tenang jika merasakan sakit dari efek vaksin tersebut, karena itu adalah hal yang wajar.

“Semua yang divaksin hari ini istirahat di rumah, sambil obatnya diminum, bukan untuk belanja atau main keluar,” ujarnya.

Meskipun sudah divaksin, Suroto mengingatkan, seluruh peserta harus tetap mematuhi instruksi pemerintah dengan tetap disiplin protokol kesehatan (prokes), memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Jangan lupa, satu bulan kemudian datang lagi untuk vaksinasi yang kedua. Setelah divaksin tidak boleh lupa, wajib untuk tetap patuhi protokol kesehatan,” pesan Suroto.

Vaksinasi Moderna di Puskesmas Plupuh 1 menyasar warga Desa Karanganyar, Gentanbanaran, Karangwaru, Ngrombo, dan Sambirejo, dengan jatah 182 dosis. Kemarin di Desa Dari, Somomorodukuh, dan Sambirejo dijatah 162 dosis.

Di Puskesmas Plupuh 2, vaksinasi digelar di Balai Desa Jembangan, menyasar masyarakat Desa Jembangan, Sidokerto, Pungsari, dan Jabung, dengan jatah 168 dosis. Kemarin di Balai Desa Plupuh, menyasar masyarakat Desa Plupuh, Cangkol, Manyarejo, dan Gedongan dengan jatah sama, 168 dosis.

Sasaran untuk dua Puskesmas di Kecamatan Plupuh, total 886 dosis, yaitu 350 dosis untuk Puskesmas Plupuh 1 dan 336 dosis Puskesmas Plupuh 2.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *