SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan Berikan Zakat dan Sembako Masyarakat Kurang Mampu di Bandungharjo Toroh Grobogan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan melaksanakan kegiatan pemberian zakat fitrah dan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Bandungharjo kecamatan Toroh Grobogan, bertempat di dusun Bodag Bandungharjo, Senin (25/4/22).

Selain Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan beserta staf pengajar dan beberapa siswa, hadir juga Kepala Desa Bandungharjo Suwadi S. Sebanyak 115 paket masing masing paket berisi migor, gula dan mie serta beras 5 kg telah dibagikan kepada warga yang berhak.

Kepala Sekolah Sadiyo, SPd., MPd mengatakan pemberian zakat fitrah dan sembako uni merupakan wujud kepedulian sekolah kepada warga kurang mampu dan kegiatan ini memang dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa. ” Pemberian zakat dan sembako ini kami laksanakan setiap tahun pada bulan ramadhan dan lokasinya berganti ganti” ungkapnya.

Sementara Kades Bandungharjo Suwadi atas nama warga menyampaikan terima kasihnya kepada SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan, yang telah memberikan paket sembako kepada warganya. Kepada warga yang hadir, Kades berpesan agar supaya memiliki bekal ketrampilan, maka anak-anak nantinya bisa melanjutkan sekoah ketrampilan seperti di SMK Muhammadiyah ini, pintanya.

Pardjono (45) seorag marbot masjid setempat mengaju senang mendapat bantuan sembako dari SMK Muhammadiyah Purwodadu Grobogan ” Yang penting adalah ada kepedulian sekolah kepada masyarakat tidak mampu, terima kasih juga kepada pak Sadiyo” ucapnya. Demikian juga hal yang sama disampaikan Hartini (55) dan Miyem (60) warga setempat.
Sebagaimana disampaikan, SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan hingga saat ini memiliki 24 rombongan belajar dengan jumlah siswa sebanyak 650 siswa, jumlah guru sebanyak 34 orang dan staf admin 9 orang. Dalam proses belajar mengajar, sekolah kejuruan ini mempunyai 4 jurusan yakni teknik komputer dan jaringan, bisnis daring dan pemasaran, akuntansi keuangan lembaga, dan otomatisasi tata kelola perkantoran.

Menurut Ponconovi Antari, SPd selaku ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Muhammadiyah Purwodadi Grobogan kepada Inspirasiline.com menjelaskan para lulusannya sebelum lulus biasanya sudah diincar berbagsai perusahaan baik di lokal Grobogan maupun perusahaan multi nasional, bahkan ada yang bekerja diperusahaan asing di luar negeri seperti Jepang, Malaysia, Korea dan Polandia. “Perekrutan oleh perusahaan biasanya bagi kelas XII pada semester pertama, dan begitu lulus sekolah, mereka langsung bisa bekerja” katanya. (jokowi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *